Kesehatan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangn balita dan anak. Apabila balita sering sakit-sakitan, pertumbuhan dan perkembangannya menjadi terganggu bahkan terhambat. Hal ini karena saat skit, nafsu makan balita menurun sehingga kekebalan tubuhnya pun semakin lemah. Aktivitas kesehariannya juga terganggu Oleh karena itu, menjaga kesehatan balita dan anak sangat penting.
Salah satu cara menjaga kesehatan balita dan anak dengan melindunginya dari penyakit menular. Perlindungannya dengan cara memberi sistem kekebalan. Sistem kekebalan balita dapat diperoleh dengan dua cara, yaitu secara pasif, yang langsung diperoleh dari ibunya dan secara aktif melalui imunisasi.
Seorang balita dapat memperoleh kekebalan tubuh langsung dari ibunya. Misalnya, apabila sebelum atau saat hamil ibu memperoleh imunisasi TT maka bayi yang akan dilahirkan akan secara langsung akan kebal terhadap penyakit tetanus. Selain itu, balita juga dapat memperoleh kekebalan tubuh melalui ASI yang diberikan paling sedikit hingga usia 6 bulan. Tidak dapat dipungkiri bahwa bayi yang sejak lahir diberi ASI lebih kebal terhadap penyakit daripada bayi yang diberi susu formula saja.
Salah satu cara menjaga kesehatan balita dan anak dengan melindunginya dari penyakit menular. Perlindungannya dengan cara memberi sistem kekebalan. Sistem kekebalan balita dapat diperoleh dengan dua cara, yaitu secara pasif, yang langsung diperoleh dari ibunya dan secara aktif melalui imunisasi.
Seorang balita dapat memperoleh kekebalan tubuh langsung dari ibunya. Misalnya, apabila sebelum atau saat hamil ibu memperoleh imunisasi TT maka bayi yang akan dilahirkan akan secara langsung akan kebal terhadap penyakit tetanus. Selain itu, balita juga dapat memperoleh kekebalan tubuh melalui ASI yang diberikan paling sedikit hingga usia 6 bulan. Tidak dapat dipungkiri bahwa bayi yang sejak lahir diberi ASI lebih kebal terhadap penyakit daripada bayi yang diberi susu formula saja.