Penyakit ini sering menyerang anak-anak. Penyebabnya dapat berupa virus atau bakteri. Virus dan bakteri mempunyai kesamaan dalam memberikan gejala. Keduanya sama-sama menyebabkan suhu badan si kecil meningkat, sampai lebih dari 38oC. Akan tetapi, gejala-gejala yang menyertainya sangat berbeda.
Gejala
Berdasarkan penyebabnya, gejala radang tenggorokan sebagai berikut.
|
Virus
|
Bakteri
|
|
·
Bersin
·
Batuk
·
Suara serak
·
Mata merah
·
Sariawan
·
Diare
·
Salesma
|
·
Perkembangan pada kelenjar leher
(bila diraba seperti kacang polong di bawah kulit)
·
Amandel terlihat berwarna merah dan
bengkak
·
Sakit kepala
·
Sakit perut
·
Nafsu makan menurun
·
Muntah
|
Bakteri yang menyebabkan radang tenggorokan yaitu Streptococcus grup A. Penyakiti ini biasanya menyerang anak di atas umur 3 tahun. Infeksi bakteri lebih besar dialami anak yang sudah bersekolah.
Penanganan
Penanganan radang tenggorokan yang disebabkan virus dan bakteri berbeda. Kalau penyebabnya bakteri, anak dapat diobati dengan antibiotik jenis penisilin. Namun, bila anak alergi penisilin, dokter akan memberikan obat lain.
Anak yang menderita radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus, anak akan sembuh dengan sendirinya. Hal ini karena daya tahan tubuh anak secara bertahap meningkat. Oleh karena itu, anak harus cukup istirahat, minum banyak cairan, serta mengonsumsi makanan bergizi. Jika timbul mual karena terlalu banyak minum air putih, bisa diganti dengan jus buah. Apabila anak masih sulit menelan, dapat diberikan makanan yang lembut. Obat dapat diberikan jika anak mengalami demam.
Anda perlu segera membawa anak ke dokter, apabila sakit tenggorokan sudah berlangsung lebih dari lima hari dan muncul gejala lain. Seperti ruam di perut, dada, dan tangan, serta kaki berwarna merah dengan permukaan kasar. Gejala tersebut menunjukkan anak menderita Scarlet's fever. Bakteri Streptococcus memang dapat menyebabkan Scarlet's fever pada sebagian anak.
Pencegahan
Radang tenggorokan dapat ditularkan penderita ke orang lain. Misalnya apabila Anda sedang radang tenggorokan gunakan masker. Masker ini dapat mencegah tertularnya virus kepada anggota keluarga lain. Selain itu, sering-seringlah mencuci tangan, terutama sebelum memegang peralatan anak. Menjaga kebersihan dan meningkatkan daya tahan tubuh merupakan cara ampuh untuk menghindari penularan penyakit ini
