Home » » Kerak Kepala

Kerak Kepala

kerak kepala merupakan peradangan, terutama di daerah kulit yang kaya kelenjar minyak atau kelenjar lemak kulit. Kerak ini muncul karena minyak yang ada di rambut belum berfungsi dengan baik. Biasanya kerak akan mengelupas setelah terlepas dari kulit ari. Akan tetapi karena kulit kepala bayi sering kontak dengan debu dan kotoran lain maka debu dan kotoran tersebut akan melekat di kulit kepala yang berminyak. Hal ini menyebabkan timbulnya sisik-sisik halus. Apabila sisik-sisik ini dibiarkan akan menebal dan membentuk kerak (dermatitis seboroik ringan).
 
 
Penanganan
  • Pada kerak kerak kepala ringan, oleskan minyak kelapa atau baby oil di bagian kulit yang bersisik. Pijat daerah tersebut secara perlahan dan lembut. Tindakan ini bertujuan untuk melembutkan kerak sehingga mudah dibersihkan.
  • Sisirlah rambut bayi menggunakan sisir khusus bayi secara perlahan dan hati-hati agar kerak yang sudah lembut mengelupas. Apabila tidak ada sisir dapat menggunakan jari-jemari yang sudah memakai sarung tangan yang terbuat dari bahan lembut atau plastik elastis yang halus. Selain itu, juga dapat menggunakan kapas yang sudah disterilkan.
  • Setelah itu, cuci rambut bayi menggunakan sampo khusus bayi. Gosok secara lembut sampai berbusa lalu basahi hingga bersih. Ingat, jangan menggunakan air hangat karena akan menyebabkan kulit kepala semakin lembap. Kulit kepala yang lembap dapat memicu peradangan kelenjar minyak.
  • Apabila usaha penanganan di atas tidak memberikan hasil, kulit kepala bayi perlu diberi obat-obatan yang sifatnya menekan produksi kelenjar minyak. Apalagi bila puncak kepala berwarna kuning agak berminyak, keadaan ini akan sulit diatasi menggunakan obat tradisional. Oleh karena itu, segera bawa anak Anda ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan dari dokter.
Pencegahan
  • Sebaiknya memotong rambut bayi hingga pendek atau digundul saja untuk mencegah timbulnya peradangan kelenjar minyak.
  • Jangan memberikan bedak atau talk di kepala, karena akan membuat kerak semakin tebal.
  • Jangan pula bayi dikenakan topi, kecuali jika sangat diperlukan. Hal ini bertujuan agar kepalanya tidak lembap
  • Selain itu, sebaiknya kamar bayi senantiasa bersuhu sejuk agar keringat bai tidak berlebihan.  
Share this article :

Popular Posts

Powered by Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Penyakit Pada Anak dan Balita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger