Home » » Tingkat Pengetahuan yang Rendah

Tingkat Pengetahuan yang Rendah

Pengetahuan orang tua sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan balita dan anak. Sebagai contoh pengetahuan para orang tua tempo dulu beranggapan bahwa setiap bayi menangis pertanda lapar. JIka bayi hanya diberi ASI orang tua merasa tidak puas. Oleh karena itu, merka kemudian memberikan makanan pada pada bayinya. Perlakuan ini tentu dapat mempengaruhi kesehata bayi, sehingga bayi bisa mencret-mencret karena lambung belum mampu mencerna makanan padat. 
 
Fenomena seperti ini  dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan orang tua terhadap asupan gizi balita. Selain itu, pengetahuan juga mempengaruhi kesadaran orang tua untuk menjaga kesehatan si buah hatinya. Sebagai contoh, saat bayi atau balitanya sakit orang tua yang berpengetahuan, akan membawa bayi dan balitanya ke dokter. Akan tetapi bagi orang tua yang kurang paham, justru membawa bayi atau balitanya ke dukun. Contoh lain, orang tua sering mengenakan gurita pada bayinya dengan alasan agar perut bayi tidak buncit. Padahal perlakuan ini akan mempengaruhi kemampuan bayi untuk minum ASI. Kalau perutnya dikenakan gurita, bayi hanya minum ASI sedikit. Padahal masa usia tersebut, bayi seharusnya banyak minum ASI untuk perkembangan otak dan tubuhnya. Oleh karena itu, tingkat pengetahuan orang tua sangat  mempengaruhi kesehatan pada bayi dan balitanya.
Share this article :

Popular Posts

Powered by Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Penyakit Pada Anak dan Balita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger