Pilek merupakan salah satu penyakit "langganan" si kecil. Anak balita yang tekena pilek 6 sampai 8 kali per tahun atau 2 bulan sekali masih dianggap wajar. Akan tetapi apabila pilek dalam 1 bulan atau lebih dari 2 kali maka perlu diwaspadai. Pada umumnya, frekuensi pilek akan menurun seiring dengan bertambahnya usia anak. Hal ini karena sistem pertahanan tubuh semakin baik. Sistem pertahanan tubuh akan senantiasa baik apabila asuapan gizinya tercukupi dan didukung pula dengan waktu istirahat yang cukup.
Pilek merupakan gangguan kesehatan di saluran pernapasan bagian atas. Penyebabnya ada 2 macam, yaitu infeksi dan alergi. Akan tetapi, pilek pada anak-anak biasanya karena infeksi terutama virus.
Gejala
Gejala pilek ini ditandai dengan demam, hidung tersumbat, sakit kepala, serta tubuh pegal-pegal atau ngilu. Akan tetapi biasanya balita tidak dapat mengungkapkan gejala ini.
Pengobatan
Pilek sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya. Oleh karena itu, pengobatan terbaik dengan cara banyak istirahat dan banyak minum. Selain itu juga dengan meningkatkan daya tahan tubuh anak melalui asupan gizi yang baik.
|
Warna Ingus
|
|
Ternyata warna ingus memiliki arti
tersendiri, yaitu:
a.
Putih atau
bening: menunjukkan sebagai awal terpaparnya penyakit.
b.
Keruh
kekuning-kuningan: sudah ada “pertempuran” antara antibody dan penyakit.
c.
Hijau:
tanda batuk pilek akan sembuh. Warna hijau menunjukkan di dalam ingus
terdapat bakteri, mikroba, dan virus yang mati.
|